Tim Raksasa La Liga Barcelona tampaknya gagal move on dengan pemain asal Brazil yang satu ini. Pada saga transfer Neymar di musim panas nanti masih belum selesai. Penyerang PSG itu diberitakan masih mendambakan pulang ke Barcelona di musim panas annti.

Pemain Timans Brasil itu membuat keputusan yang mengejutkan di tahun 2017 silam. Ia memutuskan pindah dari Barcelona ke PSG, di mana transfernya memecahkan rekor transfer termahal dunia dengan bayaran sebesar 222 juta Euro.

Setelah pindah ke PSG, Neymar masih sering dikaitkan dengan Barcelona. Ia diberitakan tidak betah bermain untuk PSG dan ingin kembali ke Barcelona yang ia anggap sudah menjadi rumah baginya.

Mundo Deportivo mengklaim bahwa Neymar masih memendam hasrat yang besar untuk kembali ke Camp Nou. Ia diberitakan tengah mencari cara agar bisa kembali memperkuat El Blaugrana musim depan.

Ada Peluang

Menurut laporan tersebut, harapan Neymar untuk kembali ke Barcelona berpotensi bisa jadi kenyataan. Karena PSG membuka pintu negosiasi untuk transfer Neymar.

Pihak PSG diberitakan memutuskan menjual Neymar karena situasi kontraknya. Kontrak Neymar akan berakhir di tahun 2022 dan hingga saat ini ia menolak untuk menegosiasikan kontrak barunya di Parc Des Princes.

PSG tidak mau ambil resiko kehilangan salah satu pemain terbaik mereka dengan harga yang murah. Untuk itu mereka membuka diri untuk menjualnya di musim panas nanti.

Harga Mahal

Menurut laporan tersebut, PSG sudah menghubungi Barcelona terkait ketersediaan Neymar di bursa transfer.

PSG diberitakan masih akan mematok harga jual Neymar di angka yang sangat tinggi. Mereka meninginkan bayaran di atas 100 juta Euro untuk Neymar.

Namun mereka juga membuka diri untuk opsi tukar tambah, di mana mereka tertarik pada beberapa pemain Barcelona seperti Ousmane Dembele, Samuel Umtiti, Philippe Coutionho dan Ivan Rakitic.

Bakal Sulit

Menurut laporan yang beredar, Barcelona kecil kemungkinan bisa memulangkan Neymar di musim panas ini.

Keuangan mereka diberitakan terdampak cukup parah akibat virus corona sehingga mereka tidak bisa melakukan transfer-transfer besar sebelum mereka menjual beberapa pemain mereka.