Manajer Liverpool, Jurgen Klopp sangat yakin bahwa timnya telah tampil dominan saat mengalahkan Chelsea 2-0 pada laga lanjutan Premier League beberapa waktu yang lalu. Dia merasa kemenangan itu memang layak didapatkan oleh anak asuhnya.

Awalnya laga sengit tersebut berjalan seimbang di babak pertama, tetapi segalanya berubah dan mulai menguntungkan pihak Liverpool hanya dalam dua menit di babak kedua. Gol yang dicipatakan oleh Sadio Mane dan Mohamed Salah datang dengan berurutan di menit ke-51 dan 53 yang membuat Chelsea semakin tertinggal.

Chelsea bukannya tanpa perlawanan. Eden Hazard beraksi dan beberapa kali mengancam gawang Alisson Becker di ujung laga. Bahkan satu tembakan Hazard sudah melewati Alisson, tetapi sayangnya masih membentur tiang gawang.

Berhati-hati

Menurut Klopp, Liverpool hanya kesulitan di 10 menit terakhir, tepat setelah Chelsea sedikit mengubah gaya bermain mereka. Terlepas dari kesempatan itu, The Reds tampil dominan selama 80 menit dan menciptakan banyak peluang.

"Terlepas dari 10 menit ketika Chelsea mengubah sistem dan mendapatkan peluang mereka - ketika Ali [Alisson Becker] menyelamatkan hidup kami - kami mengontrol dan mendominasi pertandingan selama 80 menit," buka Klopp.

"Itu mungkin merupakan hal terbaik yang bisa anda katakan pada pertandingan melawan Chelsea kemarin. Namun, dalam 10 menit ini, mereka siapa saja bisa mengubah pertandingan sepenuhnya. Seperti tendangan membentur tiang, dan dua penyelamatan dari Ali. Itu jelas sedikit berbahaya, tetapi kami dengan cepat mengontrol pertandingan lagi."

Kemenangan atas pertandingan itu bukan berarti Liverpool tampil sempurna atau maksimal. Klopp mengakui timnya belum cukup fleksibel, khususnya di sisi sayap kanan. Dia menilai permainan Liverpool terlalu banyak di sisi kanan lini serang mereka dibandikan sisi lainnya.

"Kami hanya perlu bermain lebih sedikit fleksibel. Pada paruh waktu kami membicarakan soal itu, banyak hal yang sudah bagus di babak pertama, dan kami hanya perlu lebih fleksibel di sayap kanan. Di babak pertama, kami sedikit terlalu dominan di kiri, ada terlalu banyak bola di sisi itu."

"Namun harus saya akui sisi kanan berjalan bagus, kami juga mendapatkan beberapa momen tetapi tidak sefleksibel yang kami inginkan. Itulah salah satu hal yang kami bicarakan di jeda paruh waktu, dan hebat kami bisa mencetak gol dari situasi itu. Kami juga tidak meremehkan lawan ketika sudah mencetak skor, karena disetiap menitnya musuh bisa saja membalikan keadaan," tutupnya.