Raksasa Serie A, AC Milan akhirnya menemukan titik terang dengan memperoleh kemenangan. Mereka meraih tiga poin yang sangat penting saat bertemu Parma dalam laga lanjutan Serie A yang digelar hari Minggu (1/12/2019) kemarin dengan skor yang cukup tipis yaitu 1-0.

Kemenangan ini sekaligus memutus torehan buruk yang dibukukan dalam tiga pertandingan sebelumnya. Ya, mereka menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan tersebut, itu merupakan perolehan yang buruk. 

Satu-satunya gol yang berhasil dikantongi Milan dalam laga tersebut dicetak oleh sang bek sayap, Theo Hernandez. Itu pun harus menunggu sampai menjelang pertandingan usai.

Terlepas dari itu, kemenangan tetaplah bernilai tiga poin. Dan tiga poin tersebut cukup berharga untuk memperbaiki derajat Milan di klasemen Serie A. Kini, mereka menduduki posisi ke-11 dengan total raihan 17 poin.

Perlu Perombakan Penuh

Ini adalah kemenangan kedua Stefano Pioli sejak ditunjuk sebagai pengganti Marco Giampaolo. Perlahan demi perlahan, permainan yang ditunjukkan Krzysztof Piatek dkk menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikat.

Kendati demikian, mantan pelatih Fiorentina itu masih belum puas dengan hasil tersebut. Satu kemenangan, baginya, belum membenahi Milan sepenuhnya dalam konteks teknis permainan.

"Kami harus realistis, karena satu pertandingan tak akan mengubah semuanya," ungkap Pioli kepada Sky Sport Italia setelah laga usai.

"Kami unya banyak area untuk dibenahi, harus mendapatkan poin sebanyak mungkin sebelum jeda Natal, karena Milan tak bisa bertahan pada posisi ini di klasemen," lanjutnya.

Tendangan Piatek Sedang Mandul

Piatek kembali menjadi sorotan dalam laga kali ini. Performa striker asal Polandia itu sedang menurun cukup drastis. Jika dibandingkan dengan musim lalu, terutama saat masih memperkuat Genoa performanya bisa di bilang cukup luar biasa.

Tapi Pioli tidak kecewa, malah cenderung membela. Ia juga menyatakan bahwa dirinya bakalan membantu Piatek agar bisa kembali tajam seperti sedia kala.

"Wajar bila seorang striker tidak senang saat tak mencetak gol. Kami ada untuk membantu dan dia harus membiarkan kami membantunya," tambah Pioli.

"Saat saya melihat pemain berlatih keras, punya sikap serta niat yang tepat, saya tidak menutup pintu," tutup pelatih berumur 54 tahun tersebut.