Pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino pada akhirnya untuk pertama kalinya mau buka suara usai dipecat dari kursi manajer Tottenham dan harus rela digantikan oleh Jose Mourinho pada pekan lalu. Dan kabar tersebut cukup mengejutkan karena selama ini Mauricio Pochettino tidak pernah punya masalah bersama Tottenham.

Kiprah Pochettino bersama Spurs sejatinya cukup impresif. Pria Argentina itu mengantar The Lilywhites selalu finis di empat besar Premier League dalam empat musim terakhir.

Tak hanya itu, musim lalu Pochettino juga sukses membawa Tottenham melaju hingga partai final Liga Champions meski kemudian gagal menjadi juara karena dikalahkan Liverpool.

Memeberi Salam Perpisahan 

Setelah sempat bungkam selepas kehilangan pekerjaannya di Spurs, Pochettino akhirnya merilis pernyataan resminya lewat Asosiasi Manajer Liga. Dalam pernyataannya, Pochettino mengucapkan salam perpisahan untuk terakhir kalinya bagi Spurs.

"Saya ingin berterima kasih kepada Joe Lewis dan Danie Levy karena telah memberikan saya kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah Tottenham Hotspur," ujar Pochettino.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang saya temui di Tottenham, semua staf klub dan para pesepakbola dalam lima setengah tahun," tambahnya.

"Terakhir, saya ingin memberikan ucapan spesial untuk fans yang membuat klub ini menjadi sangat hebat dengan dukungan fantastis mereka," tukasnya.

Harapan Pochettino

Lebih lanjut, Pochettino juga menyatakan bahwa dirinya sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan kemampuan terbaiknya bagi Spurs. Tak lupa, ia juga mengutarakan harapannya bagi Tottenham di masa depan.

"Saya sudah memberikan yang terbaik dari saya untuk mencapai tujuan yang diminta dari saya dalam pertemuan pertama kami. Ada tantangan yang sama sulitnya dengan keberhasilan yang menyenangkan," tutur Pochettino.

"Saya mendoakan yang terbaik bagi Spurs di masa depan, saya yakin kita akan kembali bertemu," tutupnya.