Gustavo Poyet mengklaim Leicester City harus bertanggung jawab dengan situasi yang dialami Riyad Mahrez. Pemain Terbaik PFA 15/16 mengajukan transfer request awal pekan ini demi memuluskan kepindahannya menjelang ditutupnya bursa Januari.

Manchester City sering dikaitkan dengan sang pemain, namun akhirnya memutuskan mundur usai Leicester meminta kompensasi uang plus pemain - dengan nilai mencapai 95 juta pounds. Mahrez, yang juga meminta pindah di musim panas, akhirnya tak jadi pergi dan kini harus mengakhiri musim di King Power.

Poyet lantas meminta para fans untuk tidak menyalahkan Mahrez, yang ingin bergabung dengan pemimpin klasemen Premier League, City.

"Ini situasi yang amat sulit," tuturnya di talkSPORT. "Saya kira Mahrez memberikan sesuatu yang tak bisa diberikan siapapun beberapa tahun lalu, saya kira takkan ada yang bisa membuat klub menjuarai Premier League."

"Dia sudah melayani klub dengan baik dan punya kesempatan bergabung dengan tim yang memainkan sepakbola luar biasa. Sang pemain ingin pergi, tentu saja, dan nilai transfernya cukup bagus, namun untuk sebuah alasan seseorang mengatakan 'tidak'."

"Saya kira jelas bahwa orang yang mengatakan 'tidak' harus bertanggung jawab dan tidak membebankannya pada pemain. Sebagai pemain, ketika ada kesempatan bergabung dengan klub yang anda sukai dan itu tidak terwujud, hal tersebut akan sulit diterima."

"Saya juga ingin fans Leicester untuk memahami apa yang dilakukan sang pemain, jangan hanya melihat dari sisi klub. Jika itu terjadi pada saya, saya juga akan sangat marah."